728x90 AdSpace


 

Update
1 April 2021

Program Sastra Kuningan Biennale 2021 “Niaga” Ditutup

Panggilan Terbuka Penyair Muda Indonesia Vol. 1 Resmi Ditutup 31 Maret 2021 Pukul. 23.59 WIB

suarakuningan.com - Kuningan Biennale membuka rangkaian program pertama yaitu program sastra dengan melakukan panggilan terbuka penyair muda Vol.I yang dimulai 15 Februari – 31 Maret 2021 dengan tajuk “Niaga” resmi ditutup pukul 23.59 WIB. Panggilan terbuka penyair muda ini adalah salah satu dari 13 rangkaian program Kuningan Biennale 2021. 

Panggilan terbuka ini menawarkan tantangan bagi para penyair muda Indonesia yang berumur tidak lebih dari 39 tahun untuk merespon “Niaga” sebagai tema dan gagasan Kuningan Biennale 2021. 


Panggilan terbuka penyair muda Indonesia Vol. I telah diikuti oleh penulis muda dari seluruh pelosok yang ada di Indonesia, karya-karya yang sudah masuk selanjutnya akan dikurasi oleh Berto Tukan selaku kurator untuk program sastra di Kuningan Biennale 2021. Pengumuman resmi akan dishare pada 15 April 2021 melalui instagram @kuninganbiennale.id dan website www.kuninganbiennale.org 

Beranjak dari panggilan terbuka penyair muda Indonesia Vol.I, kita masih memberikan kesempatan untuk mereka yang ingin berkontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan sastra ini. Maka dari itu, 7 April 2021 kami akan secara resmi membuka kembali panggilan terbuka penyair muda Indonesia Vol.II di akun resmi Kuningan Biennale dengan prosedur yang sama dengan sebelumnya.

Selanjutnya karya-karya yang lolos kurasi akan dibukukan dalam “kumpulan puisi perniagaan” dan akan diluncurkan pada puncak Kuningan Biennale “Niaga” 4 September 2021. Peluncuran buku tersebut direncanakan menjadi semacam pembukaan pameran utama dari hasil keseluruhan program selama Februari-September 2021.

Kuningan Biennale sendiri adalah perhelatan akbar seni rupa kontemporer yang akan dilangsungkan setiap dua tahunan. Perhelatan ini awalnya berupa Festival tudgam (tulisan dan gambar) yang digagas oleh Kolektif tudgam Kuningan. Festival tersebut dimulai sejak 2013 dengan melibatkan seniman, penulis dan musisi, baik lokal maupun nasional. Diawal tahun 2019, Festival tudgam mengalami perubahan pengurus. Lantas digagaslah perubahan dari bentuk festival menjadi bentuk biennale.


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Program Sastra Kuningan Biennale 2021 “Niaga” Ditutup Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan