Baznas Kuningan Berbasis Desa, Entaskan Kemiskinan Melalui Program S2



suarakuningan.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten kuningan  berbasis desa, membantu mengentaskan kemiskinan melalui inovasi gerakan seribu sehari (S2), Rabu, 26/10/22. 

Komisioner Baznas Aang Asy'ari menyatakan, program ini akan menjadi gerakan bersama masyarakat kuningan untuk gemar infaq/shodaqah dari, oleh dan untuk masyarakat. 

"Baznas akan memfasilitasi melalui UPZ desa, peruntukannya dikelola oleh pengurus desa, bisa digunakan untuk membantu biaya kematian, santunan, permodalan usaha bergulir dan keperluan sosial lainnya" kata Kyai Aang. 

Dari gerakan seribu sehari diharapkan mampu mewujudkan sikap kepedulian sosial karakter gotong royong dan peduli terhadap sesama. 

"Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang rutin dilakukan meskipun sedikit". (Hadits Shahih, Riwayat Bukhori dan Muslim, Lihat Shahiihul jaami' no. 163)

"Untuk pilot project kami melakukan MoU dengan dengan desa kertayasa, yang sudah berjalan sebelumnya selama tiga tahun ini," ungkapnya. 

Kepala desa kertayasa Arief Amarudin menyatakan, program S2 ini adalah sinergi dan implementasi dari program PKK pokja I (satu) dengan pemdes kertayasa. 

"Pada saat pandemi covid masuk tahun 2020 awal, kami melihat banyak keprihatinan kondisi masyarakat," kata Arief. 

Di awali dari pengadaan kenceleng atau sejenis celengan terbuat dari kaleng yang disimpan di setiap rumah, dan penggunaan dana tersebut di umumkan secara transfaran melalui riungan. 

"Konsep gotong royong dari, oleh dan untuk masyarakat ini dirasa sangat bermanfaat. Mulai dari beban biaya kematian, santunan yatim dan membantu yang sakit serta kegiatan sosial lainnya," katanya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Baznas Kuningan Berbasis Desa, Entaskan Kemiskinan Melalui Program S2 "

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.