728x90 AdSpace

Update
8 April 2018

Kadis PORAPAR sebut ASKAB PSSI Kuningan Mati Suri



suarakuningan.com - Para penggiat olahraga sepak bola di Kuningan perlu merasa  bangga karena pembibitan untuk anak - anak usia dini terus dilakukan dengan berbagai cara.

Hari Minggu (8/4) bertempat di stadion Mashud Wisnu Saputra SSB Turangga Sakti Kuningan bekerjasama dengan SSB Rangga Jati Cirebon me-launching Akademi PERSIB dengan menghadirkan Instruktur dari Italia  Claudio Brambila mantan pemain Intermilan.
Hadir sekitar 200 peserta yang terdiri dari beberapa kelompok usia baik dari Kuningan maupun Cirebon.

Ketua Penyelenggara kegiatan Arif Syarifudin menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan bisa memberikan semangat kepada anak - anak untuk terus berlatih dan berlatih sehingga ketika menginjak dewasa mereka diharapkan sudah menjadi pemain yang tangguh sehingga paling tidak bisa mengangkat nama baik Kabupaten Kuningan di level yang lebih tinggi. Dilaporkan pula bahwa untuk kegiatan tersebut dana yang di pergunakan merupakan dana gotong royong dari orang tua murid peserta Academi PERSIB.

Dalam acara tersebut hadir Pemilik Academi Persib H. Yoyo S. Adireja, Plt. Bupati yang diwakili oleh Kepala Disporapar Drs. Jaka Chaerul, Ketua Koni Kabupaten Kuningan yang diwakili oleh Ketua Bidang Pembinaan Prestasi H. Aan Suganda S. Pd., yang mewakili Askot PSSI Kota Cirebon, tamu undangan dan orang tua murid yang anaknya mengikuti acara tersebut baik dari Cirebon maupun dari Kuningan.

H. Yoyo S. Adireja selaku pemilik Academy Persib dalam sambutannya menjelaskan kenapa Kabupaten Kuningan dijadikan target penyelenggaraan Acara tersebut ? Ada beberapa alasan diantaranya yaitu karena banyak pemain yang main di klub - klub besar seperti Bali United berasal dari Kuningan, untuk itu dirinya bersama Yadi Mulyadi, Caludio Brambila, Aji dan Iwan yang merupakan mantan pemain Persib hadir di Kuningan untuk memberikan semangat sekaligus menggali Potensi dan calon bibit pemain.

Di bagian lain Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kabupaten Kuningan Drs. Jaka Chaerul dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah berasungguh - sugguh menggelar acara tersebut semoga memberikan manfaat  bagi perkembangan olahraga sepak bola khususnya di Kabupaten Kuningan dan Cirebon karena yang hadir juga ada SSB dari Cirebon yaitu dari Rangga Jati, acara tersebut sangat penting dilaksanakan agar terlahir pesepak bola yang handal dan profesional, ajarkan kepada anak - anak kita bukan main bola tapi bagaimana anak - anak mengerti bermain bola, indikatornya ada 14  strategi yang harus dimiliki oleh seorang pemain bola. 

Bang Jack panggilan akrab untuk kepala Disporapar juga menyampaikan keperihatinannya kepada induk organisasi sepak bola di kuningan yaitu Askab PSSI Kabupaten Kuningan yang sepertinya "Mati Suri" hidup enggan mati tak mau. Kalau Sepak Bola di Kabupaten ingin  Kuningan ingin maju maka harus memiliki pengurus yang mengerti sepak bola dan mau meluangkan waktu serta biaya untuk kepentingan sepak bola, kalau hanya sekedar mau jadi pengurus tapi tidak pernah mempunyai perogram yang jelas ya lebih baik mundur karena akan mengganggu tatanan persepak bolaan di Kabupaten Kuningan.

Selesai acara sebagai simbul diresmikannya  Louncing Academi Persib diadakan pelepasan balon oleh H. Yoyo S. Adireja dengan didampingi tamu undangan lainnya setelah itu dilanjutkan dengan pemberian materi yang di lakukan oleh Claudio Brambila dan instruktur lainnya, namun disayangkan pelatihan baru berlangsung beberapa menit hujan turun cukup deras sehinga latihan dihentikan sementara sambil menunggu hujan reda.(Jon's)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Kadis PORAPAR sebut ASKAB PSSI Kuningan Mati Suri Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan