728x90 AdSpace

Update
26 Mei 2018

Artikel: Mahasiswa Sebagai Penggerak dalam Perubahan Sosial


Oleh:Mabrur Abdurrahman

suarakuningan.com – Melihat pengertian, menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), mahasiswa adalah pelajar perguruan tinggi serta dalam struktur pendidikan tertinggi diantara yang lainnya. 

Menurut Kartono (dalam Ulfah, 2010) Mahasiswa merupakan anggota masyarakat yang mempunyai ciri-ciri tertentu, diantaranya:
1. Mempunyai kemampuan dan kesempatan untuk belajar di perguruan tinggi, sehingga dapat digolongkan sebagai kaum intelegensia.
2. Karena kesempatan yang ada, mahasiswa diharapkan nantinya dapat bertindak sebagai pemimpin yang mampu dan terampil, baik sebagai pemimpin masyarakat ataupun dalam dunia kerja.
3. Diharapkan dapat menjadi daya penggerak yang dinamis bagi proses modernisasi.
4. Diharapkan dapat memasuki dunia kerja sebagai tenaga kerja yang berkualitas dan profesional.
 

Diantara pengertian dan ciri-ciri mahasiswa diatas, poin ketiga yang diungkapkan oleh Kartono yaitu mahasiswa yang diharapkan dapat menjadi daya penggerak dinamis bagi proses modernisasi lah yang saat ini dibutuhkan dalam melakukan perubahan sosial. Hal ini juga berkaitan dengan salah satu peran mahasiswa yaitu sebagai pembawa perubahan (Agent of Change). Inti dari kedua pernyataan tersebut adalah, mahasiswa diharapkan dapat menjadi penggerak, pelaku, atau pelopor dalam perubahan sosial. 

Perubahan sosial secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran atau berubahnya struktur/tatanan didalam masyarakat, meliputi pola pikir yang lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih bermartabat.

Lalu apakah kondisi sosial di Indonesia ini perlu diubah? Tentu saja perlu, karena jika kita melihat kondisi sosial indonesia saat ini yang dimana beberapa pelajar tawuran sudah menjadi kebiasaan,  perkelahian antar suku, ras, budaya, agama dan lain sebagainya. Bahkan tak jarang pula terjadi perkelahian sesama keluarga atau perang saudara. Kondisi sosial seperti ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga hubungan antar sesama, atau bisa juga karena dipicu oleh kecemburuan sosial yang melatarbelakangi terjadinya perpecahan antar golongan.

Dengan melihat kondisi sosial yang seperti itu, tentu peran mahasiswa saat ini sangatlah dibutuhkan untuk melakukan perubahan sosial. 

Lalu kenapa harus mahasiswa yang mempunyai peranan penting untuk melakukan perubahan sosial di indonesia?  Bukankah pemuda di indonesia ini tidak hanya mahasiswa? 

Pertanyaan seperti ini pasti ada dibenak kita, dan memang benar bahwa pemuda itu tidak hanya mahasiswa, banyak anak-anak muda yang mungkin mempunyai peranan penting untuk melakukan perubahan sosial. 

Namun, ini tidak akan maksimal jika tidak dilakukan oleh para mahasiswa. Karena mengingat bahwa mahasiswa mempunyai ciri-ciri tertentu yang telah dikemukakan oleh Kartono (dalam Ulfah, 2010). Dan ciri-ciri ini tidak terdapat pada anak-muda pada umumnya atau hanya mahasiswa. 

Maka dari itu, dengan segala kemampuan dan kesempatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik untuk kondisi sosial di indonesia ini. Dan juga mempunyai keberanian dan ketulusan untuk melawan tirani. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi pelopor, pelaku dan terutama penggerak dalam perubahan sosial di negeri indonesia tercinta ini.***

Penulis adalah Mahasiswa PBI - FKIP Uniku
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Artikel: Mahasiswa Sebagai Penggerak dalam Perubahan Sosial Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan