Iklan Google 728

19 Mei 2019

Mereka Yang "Bersaing" Ketat dalam Berinfaq


(Jihad Harta di Penghujung Bulan Mulia)

Oleh: Kang Iwan Setiawan

Sudah dimaklumi, di samping Ramadhan sebagai bulan berkah dan bulan penuh semangat, juga Ramadhan menjadi bulan yang menjadi faktor penggerak (driving factor) dalam beragam amal kebaikan.

Di antara amalan yang dilipat gandakan itu adalah memperbanyak shadaqah dan infaq (taktsierus shadaqaat wal infaaq), karena itu pula ramadhan menutup aktivitas amaliahnya dengan zakat fithri. Yaitu zakat badan yang dikeluarkan setiap Muslim (baik laki-laki atau perempuan, dewasa atau anak-anak, bahkan anak yang masih dalam kandungan) di penghujung bulan.

Betapa para shahabat yang mulia berlomba-lomba dan bersaing ketat untuk mendapatkan keutamaan yang satu ini. Satu sama lain seolah tidak mau diungguli oleh yang lainnya dalam mengeluarkan apa yang mereka miliki.

Sebut saja shahabat mulia Abu Bakar as-Shiddieq dan 'Umar bin Khatthab radhiyallaahu 'anhumaa sebagaimana diceritakan Zaid bin Salim radhiyallaahu 'anh, bahwasanya 'Umar bin Khatthab bermaksud menyerahkan setengah dari harta yang dimilikinya. Namun ketika ditanya, "Kalau setengah dari hartamu engkau infaqkan, lalu mana harta yang untuk keluargamu?" 'Umar bin Khatthab pun menjawabnya, "Setengah harta lagi, itulah untuk keluargaku".

Lalu datang Abu Bakar as-Shiddieq yang berniat menginfaqkan seluruh harta yang dimilikinya, Ketika ditanya, "Kalau seluruh hartamu engkau infaqkan, bagaimana dengan bagian keluargamu?" Abu Bakar  pun menjawabnya, "Aku tinggalkan Allah dan rasulNya". Sungguh Abu Bakar shahabat tauladan yang selalu berada di garda terdepan dalam amalan yang sulit diungguli shahabat lainnya.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Mereka Yang "Bersaing" Ketat dalam Berinfaq Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan