728x90 AdSpace

Update
15 Februari 2020

Diskusi Kepenulisan Inspiring Generation


suarakuningan - Kegiatan menulis di kalangan pemuda Kuningan sedang mulai diminati. Inspiring Generation merespon hal tersebut dengan mengadakan kegiatan diskusi kepenulisan dengan tema yang dibahas yaitu mengenai tips dan trik menulis. 

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, (15/2) yang bertempat di sebuah kedai kopi di Kota Kuningan dengan dihadiri oleh sekitar dua puluh orang anggota Inspiring Generation.

Dany Andriawan atau biasa dikenal dengan Mang Sukun wartawan Suara Kuningan massa online lokal Kota Kuningan , dihadirkan oleh Inspiring Generation untuk mengisi kegiatan diskusi tersebut. Mang Sukun membuka kegiatan diskusi dengan menyampaikan bahwa, “Menulis merupakan cara mengungkapkan apa yang kita pikirkan, apa yang ingin kita sampaikan. Dan kuncinya yang terpenting adalah jangan terlalu banyak mikir dan just do it, jangan malas!”. 

Mang Sukun juga menambahkan bahwa melalui tulisan seseorang dapat berbuat baik,  memberi inspirasi dengan tulisan-tulisan hasil karyanya tersebut.

Kegiatan diskusi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menulis, jenis-jenis tulisan, dan motivasi agar keinginan menulis bukan hanya jadi sekedar wacana tanpa aksi. Kegiatan diskusi tanya jawab juga dimanfaatkan oleh anggota Inspiring Generation yang hadir untuk bertanya lebih luas mengenai berbagai tulisan di media massa, cara agar tidak kehilangan ide untuk menulis, dan lain sebagainya.

“Ketidak percayaan diri setiap orang yang ingin menulis adalah terbatasnya kosa kata, alur penyampaian serta terlalu fokus mencari kalimat pembuka. Inilah pentingnya menambah bahan tulisan melalui IQRO! IQRO! IQRO! Baik membaca tulisan orang lain maupun membaca fenomena alam. Makin banyak informasi yang masuk dalam pikiran kita melalui indra lihat, dengar, kecap, raba kita, makan akan semakin banyak bahan untuk tulisan kita,” paparnya.

Baca juga: Inspiring Generation Siap Gelar Kick Start 2020

“abaikan pikiran, sangkaan, hayalan, dugaan reaksi orang terhadap tulisan kita, bismillah, lalu menulis saja dulu. Nanti lama lama akan alah bisa karena biasa, karena akan makin berkembang kerangka berpikir menulis seiring seringnya menulis,” ujarnya.

Dany menjelaskan, bahwa Syarat tulisan masuk ke media, pertama untuk jurnalisme warga atau liputan berupa laporan kegiatan, bisa dikirimkan ke beberapa media sebagai rilis. Sedangkan untuk karya karya pribadi seperti opini, artikel, puisi, cerpen yang sama, hanya diperbolehkan mengirimkan pada karya tersebut ke satu media.
Kegiatan yang dipandu langsung oleh Founder Inspiring Generation ini, Fudzi Hanafi, kemudian diakhiri dengan clossing statement Mang Sukun, “permisi  pada dirimu sendiri  lalu berikan izin pada dirimu sendiri, untuk memulai menulis,” ungkapan ini merupakan motivasi bagi siapapun yang memiliki keinginan menulis agar segera merealisasikan keinginannya. 

Fudzi Hanafi juga menambahkan bahwa, “Segala sesuatu itu bisa karena biasa, begitu pun dengan menulis. Dan menulis juga merupakan suatu pekerjaan untuk keabadian,” ungkapnya mengutip perkataan Pramoedya Ananta Toer sekaligus menutup diskusi.(Ins Gen Team/red)

#suaramillenialkuningan 
#suaragenerasiZkuningan 
#inspiringgeneration
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Diskusi Kepenulisan Inspiring Generation Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan