Hot News
16 Mei 2020

Puisi: Panggung Sandiwara


Terlahir dengan kertas tanpa noda
Waktu bergerak menggurat kisah
Keserakahan
Kesombongan
Kemunafikan
Menjadi ulama yang menjual belikan hadits dan ayat
Menjadi pemimpin yang menjual belikan jabatan
Menjadi penguasa yang dikuasai
Atau
Menjadi jujur dan kemiskinan yang terhormat
Menjadi tulus dalam kesederhanaan yang mulia
Menjadi rendah hati dalam titian ridho Illahi
Kita hanya para pemain
Peran itu adalah pilihan
Dan kembali putih adalah keputusan

(Kuningan, 220420)
Vera Verawati

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Puisi: Panggung Sandiwara Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan