Iklan Google 728

4 November 2019

Tanpa Tasbih, Aku hampa, Tanpa Sholawat, Aku Bukan Apa-apa

 Unik, Hadir Grup WA Pejuang Sholawat Everyday

Siti Rokayah  (Siswi kelas XII Marketing SMK Cendikia Utama)

Assalamualaikum Wr. Wb

Hai teman-teman semuanya, sudah bersholawat kah hari ini? Jangan lupa untuk selalu bersholawat di setiap harinya ya, karena dengan sholawat kita dapat selalu mengingat nabi Muhammad SAW dan Allah SWT. Selain itu, dengan memperbanyak membaca sholawat juga dapat memudahkan hajat-hajat kita supaya bisa cepat terkabul, wallahu'alam.

Seperti dalam salah satu hadits dikatakan "Barang siapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah bersholawat kepadanya 10 kali sholawat, dihapuskan darinya 10 kesalahan, dan ditinggikan baginya 10 derajat" (HR. an-Nasai)

Mengingat pentingnya akan membaca sholawat, maka harus di tanamkan kebiasaan-kebiasaan baik dari sejak dini. Namun tidak ada kata terlambat bagi setiap orang yang mempunyai keinginan untuk merubah hidupnya menjadi lebih baik lagi. Salah satunya dengan mengingat Allah dan selalu membaca sholawat atas Nabi Muhammad SAW. Seperti salah satu guru yang mengajar di SMK Cendikia Utama, beliau selalu berbagi kebaikan dengan menebar motivasi kepada murid-muridnya untuk selalu bersholawat.

Sebelumnya, ada yang menarik dari beliau, yaitu beliau selalu membawa benda kecil yang serupa cincin namun memiliki tombol dan tampilan layar kecil di dalamnya. Benda tersebut selalu ia bawa kemana-mana, dan saat di perhatikan ternyata ia juga selalu komat kamit seperti sedang mengucapkan sesuatu. Setelah di telusuri lebih dalam lagi, beliau menceritakan semuanya bahwa benda kecil yang selalu ia bawa adalah tasbih digital. Dan apa yang selalu ia ucapkan sambil memencet tombol tasbih itu adalah sholawat atas Nabi Muhammad SAW.

Dengan sabar dan jelas, beliau menjelaskan semua kebaikan dan manfaat bersholawat. Beliau juga memotivasi dan mengajak murid-muridnya untuk selalu bersholawat, dan Alhamdulillah tindakan beliau mendapatkan respon yang positif. Banyak siswanya yang tertarik dan mulai belajar untuk selalu bersholawat setiap harinya. Beliau juga membuat grup online, yaitu grup wa dengan nama grup Pejuang Sholawat Everyday. 

Awalnya, grup itu hanya berisikan anggota yang semuanya merupakan siswa-siswi dan beberapa guru di SMK Cendikia Utama saja. Di dalam grup itu, berisi motivasi-motivasi serta manfaat dari bersholawat. 

Semua anggota, diwajibkan untuk membuat laporan harian tentang seberapa banyak jumlah sholawat yang mereka ucapkan selama satu hari, terhitung dari Maghrib hingga ke Maghrib lagi. Semakin lama, semakin banyak anggota yang mulai mengikuti program Pejuang Sholawat Everyday itu. Melihat anggota yang sangat bersemangat dan sering berbagi manfaat dalam postingan-postingannya, kini grup wa tersebut sudah banyak yang ikut bergabung, bahkan banyak anggota yang bukan dari lingkungan SMK Cendikia Utama.

Semakin lama kebaikan bersholawat itu di tanamkan, maka akan menjadi nikmat tersendiri yang kedahsyatan nya dapat di rasakan. Bahkan, satu hari saja tanpa tasbih digital, entah karena lupa, ketinggalan atau yang lainnya maka satu hari tersebut akan terasa hampa. Namun, bagi yang belum punya tasbih digital, sholawat bisa mulai di tanamkan dari sejak sekarang. 

Menggunakan tasbih biasa pun tak apa, menggunakan hitungan jari atau yang lainnya pun tak apa. Yang bahaya itu jika satu hari tanpa bersholawat sama sekali. 

Yuk semuanya, mari kita biasakan bersholawat atas Nabi Muhammad SAW. mulai hari ini. Terkadang ibadah itu harus di paksakan, namun tetap dibumbui dengan keikhlasan.***
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Tanpa Tasbih, Aku hampa, Tanpa Sholawat, Aku Bukan Apa-apa Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan